Kamis, 28 Maret 2019

Cahaya

Cahaya secara fisika mencakup dua teori yg mengawalnya yaitu cahaya sebagai partikel dan cahaya sebagai gelombang.
Dalam kesempatan kali ini kita tidak akan membahas mengenai efek cahaya baik berkas maupun sinarnya atau sejenisnya, lebih kepada ada apa dengan cahaya.


Cahaya merambat tanpa melalui perantara,  artinya disini ia bergerak secara mandiri, bila kita menghubungkannya dengan ilmu,  Dimana ilmu itu layaknya cahaya, cahaya tidak dapat diatur oleh kita namun kitalah yg dapat memposisikan akan seperti apa cahaya yg mengenai kita, seberapa besarnya cahaya itu, berdampak positif atau negatifkah cahaya itu, begitupula dengan ilmu, ilmu tentu tidak akan memandang siapa yg sedang ia tuju, namun ia dapat diposisikan seperti apa oleh orang yg ditujunya. Dan ilmu itu suci layaknya cahaya, tidak dapat disentuh namun dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya,
Ilmu tentu berbeda dengan pengetahuan, tidak perlu dijelaskan secara etimologi, namun perlu kita ketahui disini bahwa pengetahuan bisa saja bermanfaat ataupun tidak sedangkan ilmu sudah pasti memberikan manfaat, oleh karena itu bukankah kita slalu meninggikan orang yg berilmu. Maka dari itu tidak ada salahnya untuk kita berusaha menjadi penerima cahaya kebaikan itu, menjadi orang yg berilmu, lebih lagi menghiasi ilmu itu dengan akhlak yg baik.. Seperti itu kiranya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar