Datang tak diundang pergi lalu menghilang
Seperti jaenudin saja kau
Eh salah jaelangkung maksudnya
Enyah saja kau dari muka bumi ini
Bukankah kau diciptakan sebagai makhluk mulia?
Kenapa hobi sekali membuat ku hina
Memelas menginginkan perhatianmu
Akulah yang bodoh
Tak tahu sandi morse
Tak tahu sandi kotak satu
Apa kaitannya bangsat
Baiklah biar kujelaskan
Kau datang saat aku dalam tangga kemenangan
Saat kejayaan mulai membuntutiku
Perlahan lahan
Gerilya penuh timbang dalam akalmu
Harta lenyap tinggal puing puing kehancuran
Jiwa hancur menyisakan penyesalan
Sementara kau kini bersama orang lain
Aku yakin orang lain itu akan bernasib tidak lebih baik daripadaku
Ah sudahlah buat apa kusesali bertemu denganku
Tidakkah kau yg sebentar itu mengajarkanku
Bahwa kejayaan tak selamanya mengenakkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar