Jumat, 06 September 2019

Tentang Seseorang #2

Kursi inipun sadar rupanya, berat yang tak sama lagi dengan sebelumnya, kakinya yang mulai melemah, berjalan sekian meter saja sudah kelelahan, rambutnya yang mulai keputih-putihan, kantong mata yang mulai membesar dan kerutan wajah yang menghiasi wajah tegas itu, terdiam membisu, bagaimana tidak?

Senja menjadi akhir? Akhir dari hari ini bukan? Lalu mentari pagi sebagai awal hari bukan? Bila begitu dalam posisi dimana kita sekarang?

"Pak, pesanan anda sudah disiapkan, mari silahkan" Ucap salah satu pelayan.

Ratusan kilometer akan kutempuh, kuatkah aku? Apa Jet yang kusewa akan bersahabat denganku, apa yang akan kukunjungi tetap sama dengan yang dulu? Di pedalaman hatiku terlibas tusukan ingatan, sudah berapa lama tak menginjakkan kaki disana? Malukah kau pulang? Tidak ada tempat terbaik di Dunia ini selain Ka'bah dan Keluarga, yg baik tentu banyak, yang berkesan keduanya lah.

Bayangan masa lalu tak lupa menyertai, tak perlu lagu sendu saja rasanya sakit sekali batin ini, bahasa ibu apa masih teringat dalam diri ini, ah tak perlu lah terlalu mengingatnya.

Teknologi mengubah semuanya, termasuk pola pikir, apalagi pola hidup, di usia yang harusnya sudah menikmati waktu dewasa ini namun banyak sekali remeh temeh yang harus terurus, ah lupakan saja pekerjaan itu.

"Kita transit sekitar 5 jam Pak sekalian isi bahan bakar"

Itukah dia? Kau? Apa yang dia lakukan disini? Sunshine?

"Sejauh Kaki melangkah, hati tetap ada disana, bolehkah aku menjangkaunya? Tentu tidak bukan?"

1 komentar:

  1. Aku dari masa depan. Orang yang berharap kamu selalu bahagia

    BalasHapus